Loading...

05 August 2018

Indonesia Raih Satu Medali Perunggu dari Kejuaraan Dunia 2018

Indonesia Raih Satu Medali Perunggu dari Kejuaraan Dunia 2018
Di babak semifinal turnamen Total BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2018, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Greysia/Apri dipastikan meraih medali perunggu. Medali tersebut merupakan medali Kejuaraan Dunia pertama bagi pasangan peringkat 6 dunia, yang mulai dipasangkan pada pertengahan tahun lalu di Sudirman Cup 2017 di Gold Coast, Australia.

1. Greysia/Apri raih medali perunggu


Dalam pertandingan yang digelar di Nanjing Olympic Sport Centre ini, unggulan ke-5, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, kalah oleh unggulan ke-11, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dengan skor 12-21, 21-23 dalam tempo 52 menit.

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan memperoleh medali perunggu karena tidak ada perebutan tempat ketiga oleh pemain atau pasangan yang kalah di semifinal. Hasil ini tidak lebih baik dari tahun lalu saat Indonesia meraih 1 emas dan 1 perak dari ganda campuran dan ganda putra.

Namun, dari prestasi yang ditorehkan oleh Greysia/Apri bersama dengan skuat ganda putri, muncul secercah harapan bagi regenerasi di sektor yang dikepalai oleh Eng Hian sebagai pelatihnya ini.

2. Medali perunggu kedua Greysia setelah Kejuaraan Dunia 2015


Medali perunggu Kejuaraan Dunia ini merupakan yang pertama bagi Apri. Namun, bagi seniornya, Greysia, medali tersebut merupakan yang kedua setelah sebelumnya juga ia meraih hasil serupa pada Kejuaraan Dunia 2015 di Jakarta.

Greysia yang waktu itu masih berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari tidak berhasil lolos ke partai puncak usai kalah oleh juara Olimpiade London 2012 dan juara bertahan, Tian Qing/Zhao Yunlei, dengan skor 8-21, 16-21.

3. Jepang pastikan rebut medali emas karena terjadi all-Japanese finals


Di babak semifinal, Jepang berhasil menempatkan tiga dari empat wakilnya di Kejuaraan Dunia 2018. Hanya satu yang tidak melaju sampai ke babak final, yakni juara Olimpiade Rio 2016, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi yang dikalahkan oleh Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara di babak ketiga.

Dengan lolosnya Matsumoto/Nagahara ke babak final, maka dipastikan Jepang akan meraih gelar Juara Dunia di sektor ganda putri. Di pertandingan semifinal lain, runner-up tahun lalu, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota kembali lolos ke partai puncak usai mengalahkan juara Dubai World Superseries Finals 2017, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto, dengan skor 21-19, 21-15.

Pertemuan tersebut akan menjadi ulangan final Indonesia Open 2018 bulan lalu yang dimenangkan oleh Fukushima/Hirota.

Post a Comment

Rajawali Book

...
Kumpulan Berita Yang Menarik Di Dunia Dan Di Indonesia, Ayo Baca Di Rajawali Book.

Whatsapp Button works on Mobile Device only