08 September 2019

Terungkap, Penyebab Kerusuhan Suporter Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Bikin Kapolres Naik Pitam

Terjadi kericuhan antarsuporter pada laga Indonesia vs Malaysia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Rajawali-Book.com, - Dilaporkan terjadi kerusuhan suporter usai pertandingan antara Timnas Indonesia menghadapi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019).

Pertandingan Indonesia vs Malaysia sempat terhenti beberapa saat, kejadian tersebut terjadi pertengahan babak kedua sekitar menit ke-70.

Mulanya, pertandingan terhenti akibat adanya beberapa oknum suporter Indonesia yang mencoba mendatangi tribune yang ditempati suporter Malaysia.

Di laga tersebut, suporter Malaysia ditempatkan di tribune VIP Barat sebelah kanan SUGBK.

Akibat adanya kejadian tersebut, permainan sempat terhenti kurang lebih selama lima menit.

Para suporter Malaysia dihujani oleh lemparan botol dari oknum suporter Indonesia.

Kejadian tersebut membuat seorang suporter Malaysia harus mendapatkan perawatan dengan digotong oleh tandu.

Bahkan, beberapa penggawa Timnas Indonesia yakni Hansamu Yama, Stefano Lilipaly, dan Manahati Lestusen ikut menenangkan suporter Indonesia.

Setelah situasi kondusif, wasit memutuskan untuk melanjutkan kembali permainan.

Petugas berjaga di depan pintu tribune media Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) usai laga timnas Indonesia vs Malaysia, Kamis (5/9/2019). (ESTU SANTOSO/BOLASPORT.COM)

Pelemparan di dekat VIP

Kerusuhan terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) usai pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia vs Malaysia.

Segerombolan suporter tampak melempari petugas dengan botol plastik hingga batu di dekat pintu masuk VIP l.

Polisi yang bersiaga tampak melindungi diri dengan menggunakan perisai.

Beberapa kali petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang emosi.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Harry Kurniawan naik pitam, hingga mengimbau massa membubarkan diri.

Di tengah kerumunan, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Harry Kurniawan ia menyerukan agar massa berhenti melakukan aksi rusuh.

"Kalau kalian rusuh nanti kami dari polisi tidak kasih izin lagi," ucapnya.

"Saya ingatkan tidak usah merusuh, rekan-rekan dari polisi bertahan, bertahan," sambungnya.

Laga Timnas Indonesia vs Malaysia diwarnai kericuhan yang dilakukan oleh sekelompok oknum suporter.

Pertandingan Indonesia vs Malaysia menjadi laga pertama Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Asia yang terselenggara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019).

Pertandingan itu sempat dihentikan sementara oleh wasit pada menit ke-72 akibat kondisi yang ricuh di tribune.

Sekelompok oknum suporter Timnas Indonesia terlihat menyerang suporter timnas Malaysia yang berada di sektor tribune pendukung tim tamu.

Entah apa yang menjadi pemicu oknum suporter tuan rumah melakukan serangan terhadap suporter Malaysia.

Sebelumnya, ada pelemparan smoke bomb, botol-botol, dan berbagai benda lainnya yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Suporter Malaysia pun terdesak di tribune dan beberapa dikawal keluar stadion karena situasi yang tidak kondusif.

Ada pula satu orang suporter timnas Malaysia yang ditandu lantaran tak sadarkan diri akibat insiden pelemparan ini.

Setelah kurang lebih pertandingan terhenti, akhirnya laga kembali dilanjutkan pada sekitar menit ke-80.

Namun, suporter Malaysia di tribune mendapatkan pengawalan ketat dari satuan polisi dan TNI.

Suporter timnas Malaysia terkurung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) usai laga kontra timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (5/9/2019) (MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM)

Saat berakhirnya pertandingan, suasana kembali ricuh.

Para suporter Indonesia tampak melempari pendukung tim tamu. Suporter Malaysia sampai harus keluar stadion melalui lorong pemain SUGBK.

Insiden pelemparan semakin menjadi-jadi karena Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia.

Gol Mohamadou Sumareh pada masa injury time memastikan kekalahan Indonesia di kandang mereka sendiri.

Sebelumnya sempat terjadi kericuhan saat oknum suporter Timnas Indonesia dilempari botol, smoke bomb, dan berbagai benda lainnya.

Sampai-sampai ada satu suporter timnas Malaysia yang tak sadarkan diri sehingga harus ditandu petugas medis.

Ultras Malaysia kini terkurung di dalam stadion akibat oknum suporter Timnas Indonesia mengurung mereka di luar stadion.

Tampak pula Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, di dalam stadion bersama sekumpulan suporter timnas Malaysia. (*)





Sumber: kaltim.tribunnews.com

Post a Comment

Rajawali Book

...
Kumpulan Berita Yang Menarik Di Dunia Dan Di Indonesia, Ayo Baca Di Rajawali Book.

Whatsapp Button works on Mobile Device only