Loading...

22 April 2020

Lukaku Ungkap 23 Pemain Inter Sempat Alami Gejala Covid-19

Romelu Lukaku mengungkapkan 23 pemain Inter Milan sempat alami gejala seperti covid-19. (Miguel MEDINA / AFP)
Jakarta - Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, mengungkapkan 23 dari 25 pemain timnya pernah mengalami gejala virus corona (covid-19).

Dikutip dari Football Italia, Lukaku mengungkapkan kecurigaan tersebut dalam wawancara Instagram Live bersama presenter televisi Belgia yang merupakan istri striker Napoli Dries Mertens, Kat Kerkhofs.

"Kami diliburkan selama sepekan pada Desember. Kemudian kami kembali dan saya bersumpah bahwa 23 dari 25 pemain mengalami sakit. Saya tidak bercanda."

"Kami sempat bermain lawan Cagliari, timnya Radja Nainggolan. Setelah 25 menit, salah satu bek kami terpaksa meninggalkan lapangan dan tak bisa melanjutkan pertandingan. Dia nyaris pingsan," ujar Lukaku.

Inter Milan saat bertandang ke markas Cagliari di Liga Italia Serie A. (Fabio Murru/ANSA via AP)
Pemain yang dimaksud mantan striker Manchester United itu adalah Milan Skriniar yang digantikan pada menit ke-17 di pertandingan Liga Italia Serie A, 26 Januari.

Para pemain Inter Milan yang mengalami sakit seperti gejala pada Covid-19 ini sendiri tak sempat menjalani tes. Pasalnya, pemerintah Italia baru mengumumkan secara resmi kasus penyebaran pandemi virus corona di negara itu pada 21 Februari.

Lukaku sendiri mengakui bahwa dia termasuk di dalam 23 pemain yang mengalami demam dan batuk keras.

"Semua pemain [23 orang] batuk dan demam. Ketika saya pemanasan, saya merasakan suhu yang lebih panas dari biasanya. Saya belum pernah merasakan demam seperti itu selama bertahun-tahun."

"Setelah pertandingan, saya dijadwalkan makan malam bersama tamu dari Puma. Namun saya terpaksa menolaknya dan mengucapkan terimakasih. Saya memilih istirahat. Sejauh ini kami tidak pernah menjalani tes Covid-19 sehingga kami tidak tahu pasti," tutur Lukaku.

Lukaku mendasarkan kecurigaannya itu karena tradisi berkumpul para pemain di Italia, terutama Inter Milan, yang sangat dekat dibandingkan di Liga Inggris.

"Kami memiliki tujuh pemain yang semuanya tinggal di lingkungan yang sama. Perbedaannya dengan di Inggris amat besar."

"Di sana, kami mungkin pergi makan malam bersama setiap empat bulan. Tapi di sini setiap empat pekan," terang Lukaku. (bac/jun)




Sumber: cnnindonesia.com

Post a Comment

Rajawali Book

...
Kumpulan Berita Yang Menarik Di Dunia Dan Di Indonesia, Ayo Baca Di Rajawali Book.

Whatsapp Button works on Mobile Device only